You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
400 Ton Sampah Setiap Hari Diangkut dari Badan Air
photo Doc - Beritajakarta.id

400 Ton Sampah Setiap Hari Diangkut dari Badan Air

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta setiap harinya mengangkut 400 ton sampah dari badan air yang meliputi sungai, waduk, danau, kali, pesisir pantai dan pintu air di Ibukota.

Sebanyak 400-an ton sampah kali, sungai, waduk danau, dan lainnya kita angkut setiap harinya dari badan air

"Sebanyak 400-an ton sampah kali, sungai, waduk danau, dan lainnya kita angkut setiap harinya dari badan air," ujar Isnawa Adji, Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Selasa (12/9).

Ia menjelaskan, untuk mengangkut sampah tersebut, pihaknya menyiagakan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang dikenal dengan sebutan pasukan oranye sebanyak 4.015 orang.

Pemkot Jakbar Gencar Sosialisasikan Pemilahan Sampah

"Ada 4.015 PHL yang ditempatkan untuk menangani sampah di badan air. Mereka menyebar di lima wilayah kota," katanya.

Menurut Isnawa, ratusan ton sampah yang diangkut dari badan air selanjutnya dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa  Barat. Selain menggunakan alat berat, pengangkutan sampah sering kali juga dilakukan dengan cara manual.

"Setiap hari dilakukan apel dua kali untuk memetakan penanganan sampah di badan air yang akan ditangani," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1297 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1215 personAnita Karyati
  3. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1055 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye982 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati